Beranda Nasional Novell Baswedan kembali ke rumah

Novell Baswedan kembali ke rumah

85
0
BERBAGI

Detikanambas.com – Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (Novel Baswedan), yang dalam 10 bulan terakhir telah menerima perawatan medis di Singapura karena matanya terluka dalam serangan asam pada 11 April, tiba di Jakarta pada hari Kamis pagi.

Setelah sampai di Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 11.30, Novel langsung ke kantor KPK. Ia menerima sambutan hangat dari sekitar 100 rekan kerja, aktivis dan jurnalis.

Dalam sebuah briefing media, Novel menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan semua pihak yang mendukungnya saat menerima perawatan di Singapura.

“Alhamdulillah [alhamdulillah]. Saya bersyukur bisa kembali pulang. Serangan ini tidak akan pernah menjadi kelemahan saya tapi malah akan menjadi semangat saya, “katanya kepada wartawan.

“Saya ingin berbagi semangat keberanian yang sama kepada teman-teman saya di KPK dan para aktivis yang selalu teguh dalam memerangi korupsi. Jika kejadian ini membuat kita takut, itu akan menurunkan produktivitas kita, dan kemudian sang pemenang akan menjadi pelakunya. Saya tidak ingin hal itu terjadi, “tambahnya.

Novel juga menyatakan berharap bisa kembali bekerja sesegera mungkin.

Wakil ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyampaikan rasa terima kasihnya kepada polisi yang telah memberikan perlindungan kepada Novel dan keluarganya.

“Novel belum pulih karena masih membutuhkan lebih banyak operasi ke mata kirinya. Mudah-mudahan, dia akan menjalani operasi untuk terakhir kalinya pada akhir Maret. Mari kita doakan agar segera sembuh, “katanya.

Laode juga mengatakan bahwa dia berharap penyerang segera ditangkap dan kebenaran di balik serangan tersebut akan terungkap.

Sementara itu, Presiden Jokowi pada hari Selasa juga menunjukkan kebahagiaannya saat mendengar tentang peningkatan kesehatan Novel.

“Alhamdulillah [alhamdulillah], Pak Novel Baswedan sudah pulih dan siap untuk kembali ke Indonesia. Saya pikir dia bisa bekerja lagi di KPK dan kami sangat bersyukur untuk itu, “kata Jokowi.

Ketika ditanya tentang serangan asam terhadap Novel dan pembentukan tim pencari fakta, Jokowi mengatakan bahwa dia akan terus mendesak polisi untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Saya akan terus mendorong polisi untuk menyelesaikan kasus ini, siapa pelakunya adalah […] Polisi mengatakan bahwa hanya setelah mereka menyerah, kami dapat mengambil tindakan lain,” kata Jokowi, tanpa merinci apa yang akan dilakukan Langkah-langkah lainnya adalah.

Pada tanggal 11 April, Novel diserang oleh dua orang tak dikenal yang melemparkan asam ke wajahnya, menyebabkan dia menderita luka serius di matanya. Pada saat serangan tersebut, Novel memimpin penyelidikan KPK mengenai kasus korupsi e-ID, yang telah melibatkan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan pejabat tinggi pemerintah daerah.

Polisi belum mengidentifikasi pelaku setelah hampir satu tahun melakukan penyelidikan.