Beranda Anambas Antisipasi Barang Kadaluarsa, DPRD Sidak Langsung di Toko Sembako

Antisipasi Barang Kadaluarsa, DPRD Sidak Langsung di Toko Sembako

409
0
BERBAGI

detiknambas.com, Tarempa  – Guna memastikan para pedagang tidak menjual barang dagangannya melewati masa kadaluarsa, anggota DPRD Anambas bersama Disperindag dan Kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke toko sembako dan toko penjual makanan.

Ketua Komisi II DPRD Anambas, H Dhanun mengatakan, pihaknya melakukan sidak dikarenakan adanya laporan dari masyarakat jika saat ini banyak toko yang menjual barang kadaluarsa.

“Ada beberapa temuan makanan yang sudah expired dan sudah didata oleh OPD teknis. Mulai dari permen, makanan ringan dan produk lainnya. Ini baru toko pertama yang kami kunjungi,” ujar Dhannun beberapa waktu lalu.

Dhanun juga menambahkan, inspeksi yang dilakukan ke sejumlah toko ini dilakukan untuk melindungi konsumen dan monitoring harga di lapangan.

Kadisperindag,Ketua Komisi II dan Anggota Kepolisia saat proses sidak

Untuk menjaga kestabilan harga, DPRD bersama dengan Disperindag juga telah membahas ketersediaan barang, termasuk sembako. Apalagi saat ini keberadaan kapal Tol Laut dimanfaatkan semaksimal mungkin agar ketersediaan barang terjaga dan harganya tidak terlalu tinggi. Selain itu dijajaki kerjasama dari Pemkab dan Bulog untuk ketersediaan gula dan beras.

“Saat ini Bulog juga bisa menyediakan gula, jadi bukan hanya beras saja. Namun tentunya ada permintaan dari Pemkab Anambas sehingga harga gula bisa stabil walaupun nanti cuaca ekstrim,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas lainnya, Nur Adnan Nala mengatakan, regulasi untuk barang kebutuhan pokok di Anambas yang mayoritas berasal dari Tanjungpinang dan Bintan perlu menjadi perhatian. Toko yang menjual aneka produk ini tidak mengenal sistem retur, sehingga barang yang ada dibeli tidak bisa dikembalikan lagi.

“Para pedagang kita di sini tidak seperti daerah lain. Kalau di kota pada umumnya barang yang tidak laku bisa dikembalikan, beda di sini kalau sudah beli ya tak bisa dikembalikan jadi pedagang berat di modal. Ini yang perlu kita perhatikan bersama,” katanya.

Sementara Kepala Disperindag Pemkab Anambas, Usman mengatakan selain di Kecamatan Siantan, tim juga sidak di Jemaja dan Palmatak. Barang kadaluarsa disita dan dimusnahkan.

“Barang yang sudah kadaluarsa tetap kita sita. Nanti barang ini akan dimusnahkan tentunya ada berita acara pemusnahannya,” katanya.(red-bt)